Tender proyek panas bumi 20 MW di Pulau Bacan dibuka tahun ini


Ternate, Maluku Utara (ANTARA News) - Sebuah pembangkit listrik tenaga panas bumi akan dibangun di Kabupaten Halmahera Selatan, Maluku Utara, memanfaatkan cadangan panas bumi, yang memiliki kapasitas 140 megawatt di Songa, di pulau Bacan.

"Kementerian Energi dan Sumber Daya Mineral (ESDM) telah mengatakan kepada pemerintah kabupaten Halmahera Selatan, akan dibuka proyek pembangunan pembangkit listrik tenaga panas bumi tersebut tahun ini," kepala dewan penelitian dan pengembangan perencanaan daerah (BPPPD) Daud Djubaedi mengatakan di Jakarta, Senin. "Pembangkit listrik tenaga panas bumi yang akan dibangun akan memiliki kapasitas 2x10 MW", Daud mengatakan.

Pembangkit listrik panas bumi ini diharapkan dapat mengatasi kekurangan pasokan energi di Halmahera Selatan khususnya di Pulau Bacan, yang saai ini hanya mengandalkan pasokan dari pembangkit listrik berkapasitas 7 MW dari PLN. Daud mengatakan, pembangunan pembangkit listrik juga diharapkan dapat menarik investasi ke daerah ini sebagai kekurangan pasokan listrik telah menjadi salah satu faktor utama mengecilkan investor dari melakukan bisnis di daerah.

Daud  mengatakan, dia belum bisa menyampaikan tanggal pembangunan pembangkit listrik tersebut akan dimulai,  namun Kementerian ESDM menyatakan konstruksi akan dipercepat untuk mendukung program untuk mengembangkan energi dan pengembangan pembangkit listrik terbarukan dengan total kapasitas 35.000 MW hingga 2019.

Dia mengatakan sejumlah perusahaan tambang nikel yang beroperasi di Halmahera Selatan seperti di pulau Obi juga membangun gas pembangkit listrik tenaga untuk smelter. Output daya akan cukup untuk smelter dan rumah tangga di sekitar pabrik, tambahnya.



Sumber : ANTARA News

Komentar

Posting Komentar